TRAINING ERP BUSINESS PROCESS MAPPING
DESKRIPSI TRAINING ERP BUSINESS PROCESS MAPPING
Training ERP Business Process Mapping merupakan tahapan yang sangat krusial dalam memastikan implementasi dan pemanfaatan sistem ERP berjalan selaras dengan kebutuhan bisnis organisasi. Proses ini berfokus pada pemetaan alur kerja bisnis secara end-to-end, mulai dari aktivitas operasional hingga pengambilan keputusan manajerial, untuk kemudian disejajarkan dengan modul dan fitur yang tersedia dalam sistem ERP. Tanpa pemetaan proses bisnis yang jelas, implementasi ERP berisiko hanya memindahkan proses lama yang tidak efisien ke dalam sistem baru, sehingga potensi peningkatan kinerja dan efisiensi tidak tercapai secara optimal.
ERP Business Process Mapping membantu organisasi memahami bagaimana setiap fungsi seperti keuangan, pengadaan, produksi, persediaan, penjualan, dan sumber daya manusia saling terhubung dalam satu alur terintegrasi. Selain memastikan kesesuaian antara proses bisnis dan sistem, ERP Business Process Mapping juga berperan penting dalam mengidentifikasi gap, duplikasi aktivitas, bottleneck, serta peluang perbaikan proses sebelum sistem dikonfigurasi. Dengan pemetaan yang sistematis, organisasi dapat menentukan proses “to-be” yang lebih efisien, terstandar, dan sesuai best practice ERP. Hal ini sangat membantu dalam mengurangi kebutuhan kustomisasi berlebihan yang sering menjadi penyebab utama meningkatnya biaya, kompleksitas, dan risiko kegagalan proyek ERP.
Dari sisi manajemen perubahan, pemetaan proses bisnis juga meningkatkan pemahaman dan keterlibatan stakeholder, karena setiap pihak dapat melihat peran dan dampak perubahan terhadap aktivitas kerjanya. Lebih jauh lagi, ERP Business Process Mapping menjadi fondasi penting bagi pengendalian internal, audit trail, dan pelaporan yang lebih akurat. Oleh karena itu, penguasaan ERP Business Process Mapping bukan hanya kebutuhan teknis, tetapi merupakan langkah strategis untuk memastikan sistem ERP benar-benar mendukung efisiensi operasional, transparansi, dan pencapaian tujuan bisnis jangka panjang organisasi.

TUJUAN DAN TRAINING TRAINING ERP BUSINESS PROCESS MAPPING
TUJUAN TRAINING ERP BUSINESS PROCESS MAPPING
- Memetakan proses bisnis secara end-to-end
Menggambarkan alur kerja lintas fungsi agar selaras dengan struktur dan modul ERP.
- Menyelaraskan proses bisnis dengan sistem ERP
Memastikan proses yang dijalankan dapat diakomodasi secara optimal oleh fitur dan best practice ERP.
- Mengidentifikasi gap dan inefisiensi proses
Menemukan duplikasi aktivitas, bottleneck, dan proses manual yang perlu diperbaiki.
- Menentukan proses To-Be yang lebih efektif
Menjadi dasar perancangan proses bisnis baru yang lebih terstandar dan efisien.
- Mengurangi risiko kustomisasi berlebihan
Mengoptimalkan penggunaan standar ERP untuk menekan biaya dan kompleksitas sistem.
MANFAAT TRAINING ERP BUSINESS PROCESS MAPPING
- Meningkatkan keberhasilan implementasi ERP
Sistem dikonfigurasi berdasarkan proses bisnis yang jelas dan teruji.
- Meningkatkan efisiensi dan konsistensi operasional
Proses yang terintegrasi mengurangi pekerjaan manual dan kesalahan transaksi.
- Memperjelas peran dan tanggung jawab pengguna
Setiap unit kerja memahami perannya dalam alur proses ERP.
- Mendukung change management yang lebih efektif
Stakeholder lebih siap menghadapi perubahan karena memahami alur kerja baru.
- Memperkuat pengendalian internal dan audit trail
Proses yang terdokumentasi memudahkan pengawasan dan audit sistem ERP.
- Mengoptimalkan investasi ERP
ERP digunakan sesuai kebutuhan bisnis dan memberikan nilai tambah yang maksimal.
- Menjadi dasar pengembangan dan integrasi lanjutan
Pemetaan proses memudahkan integrasi ERP dengan sistem lain dan pengembangan modul tambahan.
MATERI TRAINING ERP BUSINESS PROCESS MAPPING
1. Pengantar ERP Business Process Mapping
- Konsep dan tujuan Business Process Mapping
- Peran process mapping dalam implementasi ERP
- Hubungan proses bisnis, modul ERP, dan data
- Tantangan umum dalam pemetaan proses ERP
2. Konsep Dasar Proses Bisnis dalam ERP
- Proses end-to-end dalam ERP
- Cross-functional process dan integrasi antar modul
- Standard process vs customized process
- Best practice proses bisnis dalam ERP
3. Identifikasi dan Analisis Proses As-Is
- Teknik identifikasi proses bisnis eksisting
- Pengumpulan informasi proses (wawancara, workshop)
- Pemetaan alur As-Is
- Identifikasi masalah, bottleneck, dan risiko proses
4. Perancangan Proses To-Be
- Prinsip perancangan proses To-Be
- Penyelarasan proses dengan fitur ERP
- Eliminasi duplikasi dan aktivitas non-value added
- Penetapan kontrol dan otorisasi dalam proses
5. Teknik dan Notasi Business Process Mapping
- Flowchart dasar
- BPMN (Business Process Model and Notation)
- Swimlane diagram
- Pemilihan level detail proses
6. Fit-Gap Analysis dalam ERP
- Konsep fit-gap analysis
- Pemetaan kebutuhan bisnis ke modul ERP
- Identifikasi gap dan opsi solusi
- Dampak gap terhadap biaya, waktu, dan risiko
7. Dokumentasi Proses Bisnis ERP
- Standar dokumentasi process mapping
- Proses, SOP, dan work instruction
- Traceability proses ke konfigurasi ERP
- Pengelolaan perubahan dokumentasi proses
8. Peran Stakeholder dan Change Management
- Peran manajemen dan process owner
- Keterlibatan key user
- Komunikasi dan validasi proses
- Manajemen perubahan berbasis proses
9. Implementasi dan Validasi Proses di Sistem ERP
- Translasi proses ke konfigurasi ERP
- Validasi proses melalui testing dan simulasi
- User Acceptance Test (UAT) berbasis proses
- Penyempurnaan proses pasca implementasi
10. Studi Kasus dan Workshop ERP Process Mapping
- Studi kasus pemetaan proses ERP
- Simulasi pemetaan proses lintas modul
- Diskusi tantangan nyata di organisasi
- Rekomendasi best practice implementasi
PESERTA TRAINING ERP BUSINESS PROCESS MAPPING
1. Process Owner dan Manajer Unit Kerja
Manajer dan pemilik proses di setiap departemen (Finance, Procurement, Produksi, Warehouse, Sales, HR) perlu memahami ERP Business Process Mapping agar mampu menyelaraskan proses operasional dengan sistem ERP.
2. Key User ERP
Key user yang terlibat langsung dalam penggunaan dan pengujian ERP membutuhkan pemahaman pemetaan proses untuk memastikan alur kerja di sistem sesuai kebutuhan lapangan.
3. Tim Implementasi dan Project ERP
Project Manager, anggota tim proyek, dan PMO membutuhkan ERP Business Process Mapping untuk mengelola scope, fit-gap analysis, dan koordinasi lintas fungsi selama implementasi.
4. Business Analyst dan System Analyst
Analis bisnis dan sistem memerlukan kemampuan pemetaan proses ERP untuk menerjemahkan kebutuhan bisnis ke dalam konfigurasi sistem yang tepat.
5. Konsultan ERP
Konsultan ERP membutuhkan process mapping untuk menyusun solusi ERP berbasis best practice serta meminimalkan kustomisasi yang tidak perlu.
6. Tim IT dan Support Sistem
Tim IT perlu memahami proses bisnis ERP agar dapat mendukung konfigurasi, integrasi, dan troubleshooting sistem secara efektif.
7. Tim Finance, Audit, dan Internal Control
Tim keuangan dan audit membutuhkan pemetaan proses untuk memastikan kontrol internal, audit trail, dan kepatuhan dalam sistem ERP.
8. Tim Supply Chain dan Operasional
Personel yang terlibat dalam pengadaan, produksi, dan distribusi perlu memahami proses ERP end-to-end agar alur kerja berjalan lancar dan terintegrasi.
9. Manajemen dan Steering Committee ERP
Pimpinan dan steering committee memerlukan pemahaman process mapping untuk pengambilan keputusan strategis terkait desain proses dan arah implementasi ERP.
10. Organisasi yang Akan atau Sedang Melakukan Transformasi Proses
Perusahaan yang sedang melakukan standardisasi proses, re-engineering, atau digitalisasi akan sangat terbantu dengan ERP Business Process Mapping sebagai fondasi perubahan.
INSTRUKTUR/ TRAINER TRAINING ERP PROCESS DESIGN JAKARTA
Pelatihan ini akan diberikan oleh Trainer dari kalangan Praktisi, Akademisi dan Konsultan berpengalaman di bidangnya masing-masing. Sebelum pelatihan berlangsung Anda juga dapat berkomunikasi dengan tim training kami untuk menentukan outcome/ kompetensi yang ingin Anda capai setelah mengikuti pelatihan ini.
METODE TRAINING CROSS FUNCTIONAL PROCESS BANDUNG
Materi yang akan disampaikan dalam training menggunakan metode yang terdiri dari presentasi 20% , Diskusi 20%, dan Praktek kurang lebih 60 % dari keseluruhan materi pelatihan yang akan disampaikan oleh pemateri kami. Namun jika dirasa metode ini kurang tepat untuk Tim dan Perusahaan Anda, tidak perlu sungkan untuk mendiskusikan hal ini kepada tim training kami sehingga kompetensi yang diharapkan sesuai dengan kebutuhan Perusahaan tempat Anda bekerja.
LOKASI TRAINING CHANGE MANAGEMENT ERP BALI
Training ini dilaksanakan di beberapa kota-kota besar di Indonesia seperti Ibukota DKI Jakarta, Bandung, Bali, Yogyakarta, Malang, Surabaya, Lombok dan juga kota Batam. Jika Anda membutuhkan pelatihan di kota lain silahkan menghubungi tim marketing kami.
JADWAL TRAINING IT TAHUN 2026
- Januari : 20 – 21 Januari 2026
- Februari : 24 – 25 Februari 2026
- Maret : 05 – 06 Maret 2026
- April : 23 – 24 April 2026
- Mei : 19 – 20 Mei 2026
- Juni : 23 – 24 Juni 2026
- Juli : 23 – 24 Juli 2026
- Agustus : 27 – 28 Agustus 2026
- September : 15 – 16 September 2026
- Oktober : 20 – 21 Oktober 2026
- November : 17 – 18 November 2026
- Desember : 15 – 16 Desember 2026
Jadwal tersebut juga dapat disesuaikan dengan kebutuhan calon peserta
INVESTASI TRAINING CHANGE MANAGEMENT ERP ONLINE TAHUN INI :
Investasi pelatihan selama tiga hari tersebut menyesuaikan dengan jumlah peserta (on call). *Please feel free to contact us.
Apabila perusahaan membutuhkan paket in house training, anggaran investasi pelatihan dapat menyesuaikan dengan anggaran perusahaan.
Fasilitas Pelatihan untuk Paket Group
(Minimal 2 orang peserta dari perusahaan yang sama):
- FREE Airport pickup service (Gratis Antar jemput Hotel/Bandara)
- FREE Transportasi Peserta ke tempat pelatihan .
- Module / Handout
- FREE Flashdisk
- Sertifikat
- FREE Bag or bagpack (Tas Training)
- Training Kit (Dokumentasi photo, Blocknote, ATK, etc)
- 2xCoffe Break & 1 Lunch, Dinner
- FREE Souvenir Exclusive
Jadwal Pelatihan masih dapat berubah, mohon untuk tidak booking transportasi dan akomodasi sebelum mendapat konfirmasi dari Marketing kami. Segala kerugian yang disebabkan oleh miskomunikasi jadwal tidak mendapatkan kompensasi apapun dari kami.